SlideShow

0

Dampak Penambangan Batubara terhadap Kesehatan Lingkungan


Di kesempatan kali ini, aq akan membahas satu topik masalah yg sedang booming”.x di Kalimantan Timur, khusus.x Samarinda.. yaitu masalah” yg ditimbulkan akibat aktivitas tambang batubara..
Berdasarkan judul note di atas, aq akan membagi bahasan awal q menjadi 2 pokok utama, yaitu apa itu batubara dan apa itu kesehatan lingkungan..

a. Apakah Batubara itu?

Batubara merupakan batuan sedimen mudah terbakar, yang mana 50%-70% dari massa.x tersusun atas bahan organik.. bahan organik yang menyusun batubara ialah selulosa yang berasal dari daun, akar, kulit pohon, struktur kayu, spora, damar, dan laen”.. lantas bagaimana proses singkat.x, sehingga bahan organik ini dapat berubah menjadi batubara?

Nah, bahan” organik itu tadi akan mengalami proses dekomposisi atau pembusukan dalam waktu yang relatif lama (rentang waktu.x bisa sampai ribuan, bahkan jutaan tahun) hingga mengalami perubahan-perubahan fisik dan kimia.

Masih ingat nggak, apa yang dimaksud dengan perubahan fisik dan kimia?

Simple.x, perubahan fisik itu diindikasikan oleh perubahan wujud suatu zat.. sedangkan perubahan kimia itu diindikasikan dengan ada.x zat lain yang terbentuk, misal.x terbentuk.x endapan dan gas..

Jelas, untuk perubahan fisik yang terjadi pada dekomposisi ini ialah dari wujud awal berupa daun, akar, kulit pohon dan segala macam.x itu tdi seiring berjalan.x waktu yang relatif lama akan berubah menjadi batubara.. Sedangkan untuk perubahan kimia, untuk lebih jelas.x kamu bisa liat reaksi berikut :

5(C6H10O5) → C20H22O4 + 3CH4 + 8H2O + 6CO2 + CO

Reaktan C6H10O5 itu merupakan selulosa..
Produk berupa C20H22O4 ialah batubara, CH4 ialah gas metana, H2O ialah air, CO2 ialah karbon dioksida dan CO ialah karbon monoksida..


b. Apakah yang dimaksud dengan Kesehatan Lingkungan?

Ada beberapa definisi tentang Kesehatan Lingkungan.. aq mengambil salah satu contoh definisi menurut WHO, badan PBB yang menangani masalah kesehatan dunia..

Menurut WHO Expert Committee, Kesehatan Lingkungan adalah suatu keseimbangan ekologi antara manusia dan lingkungannya agar dapat menjamin sehat dari manusia..

Aq asumsikan seperti ini, untuk menjamin sehat dari manusia perlu ada.x keseimbangan ekologi antara manusia dan lingkungan.x.. menurut teori yang dikemukakan oleh Hendrik L Blum, status kesehatan seseorang dipengaruhi oleh 4 variabel diantara.x Genetika, Pelayanan Kesehatan, Tingkah Laku dan Lingkungan..

Sekian untuk bahasan utama, aq lanjut membahas Kalimantan Timur & Potensi Batubara..

Batubara merupakan komoditi bahan galian yang telah banyak memberikan kontribusi dalam penerimaan devisa negara dan menggerakkan roda perekonomian.. Kalimantan Timur, pada hari ini dikenal sebagai daerah penghasil batubara terbesar di Indonesia.. Dahulu, Kalimantan Timur dikenal sebagai Lumbung Kayu Bulat Nasional, yang mana produksi kayu Kalimantan Timur menyumbang sedikit.x 50% dari produksi kayu nasional.. Namun semenjak mengalami penipisan sumber daya hutan pada tahun 80’an, maka Kalimantan Timur mengalami transisi menjadi daerah penghasil Emas Hitam..

Data terakhir yang aq dapatkan, pada tahun 2005 Kalimantan Timur memproduksi sekitar 400 juta ton batubara dan pada saai itu diprediksi Kalimantan Timur masih memiliki cadangan batubara sebanyak 22 milyar ton.. Seiring berjalan.x waktu, hingga saat ini para ahli memprediksikan sedikit.x terdapat 2,41 triliun ton cadangan batubara di Benua Etam.. sungguh merupakan angka yang fantastis bukan??

Ada beberapa contoh perusahaan di Kalimantan Timur yang bergerak di sektor pertambangan batubara, contoh.x PT Kaltim Prima Coal (Kab. Kutai Timur), PT Lana Harita dan PT Sinar Kumala Naga (Kab. Kutai Kartanegara), PT Berau Coal (Kab. Berau) serta PT Kideco Jaya Agung (Kab. Paser).

Beralih pada bahasan selanjut.x, ada berapa banyak kah perusahaan tambang batubara di Kalimantan Timur??

Data terakhir yang aq peroleh dari wawncara singkat Kompas kepada Gubernur Kalimantan Timur, sedikit.x ada 1212 perusahaan skala kecil hingga besar yang beroperasi di Kalimantan Timur hingga Januari 2010 silam.. khusus untuk wilayah Samarinda saja, terdapat 81 perusahaan.. sungguh merupakan angka yang fantastis bukan?? mengingat bahwa Kalimantan Timur hanyalah provinsi..

Lantas mengapa begitu banyak perusahaan yang terus”an mengais Bumi Kalimantan Timur ini demi Emas Hitam, padahal telah sama” qt ketahui bersama bahwasanya batubara itu merupakan sumber daya alam tak terbaharui??

Marak.x perusahaan batubara ini tak lain disebabkan “PERIJINAN” yang terlalu gampang dikeluarkan oleh pemerintah.. Perijinan ini terbagi atas 2 macam :

1.Kuasa Penambangan (KP), yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota..

2.Perjanjian Karya Pengusahaan Penambangan Batubara (PKP2B), yang dikeluarkan oleh Pusat..

Ditengarai, dari jumlah 1212 perijinan yang ada di Kalimantan Timur, 1180 diantara.x merupakan KP.. Mengapa Pemerintah Daerah terkesan amat bahkan teramat gampang menerbitkan ijin berupa KP??

Aq menarik 1 alasan mengapa pemerintah terkesan amat gampang menerbitkan KP.. yaitu pemerintah terlalu terobsesi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).. padahal fakta.x, data tahun 2008 untuk wilayah Samarinda, penerimaan yang masuk ke kas daerah dari sektor pertambangan batubara nominal.x hanyalah 10 milyar.. sedangkan biaya yang dikeluarkan untuk menangani masalah banjir (1 masalah lingkungan yang timbul akibat marak.x pembukaan laha yang notabene dulu.x merupakan daera resapan air) saja lebih dari itu.. contoh konkret.x, untuk membangun Folder Air yang sekarang terletak di kawasan Air Hitam menyerap dana hingga 36 milyar.. jelas lebih besar pasak daripada tiang bukan??

Ironis.x, ternyata sektor pertambangan di Samarinda hanya mampu menyerap sekitar 7% tenaga kerja.. jelas, sektor ini bukan merupakan solusi yang tepat untuk mengurangi tinggi.x angka pengangguran di Samarinda.. apalagi setelah digulirkan.x otonomi daerah, maka tiap” daerah jelas memiliki otoritas untuk mengatur rumah tangga.x sendiri..

Dengan jumlah KP dan PKP2B yang seabrek begitu, maka logis pertambangan batubara akan menimbulkan dampak yang bersinggungan langsung dengan masyarakat dan lingkungan.x.. Bagaimana tidak, menurut PP No. 21 Tahun 1997, disebutkan bahwa luas kota Samarinda ialah 718 km2 dan dari total luas wilayah kota tersebut sekitar 66,5% telah beralih fungsi menjadi areal pertambangan batubara.. secara matematis dapat dihitung, dari 718 km2, sekitar 477 km2.x telah menjadi areal tambang batubara.

Karena obsesi pemerintah untuk meningkatkan PAD itu tadi, tanpa disadari mereka lalai akan krisis ekologi yang kini menjadi bom waktu untuk Kalimantan Timur.. bagaimana tidak, ada beberapa pengusahaan dan cara penambangan batubara yang ternyata belum secara holistkc memperhatikan kelestarian lingkungan serta dampak.x bagi lingkungan dan masyarakat..

Secara umum, masalah yang timbul akibat aktivitas pertambangan ialah perubahan lingkungan, baik itu perubahan morfologi dan topografi lahan maupun penurunan produktivitas tanah.. lebih khusus.x, ada beberapa dampak yang ditimbulkan akibat aktivitas pertambangan yaitu :

1. Terbentuk.x lubang” menyerupai kawah dengan ukuran raksasa akibat penggalian..

2. Timbul.x gas metana di sekitar lokasi tambang yang berimbas pada penurunan produktivitas tanah.. akumulasi gas metana dengan konsentrasi tinggi pada tambang bawah tanah, tak ayal dapat menimbulkan ledakan..

3. Pencemaran air akibat proses pencucian batubara.. proses ini dilangsungkan guna memisahkan batubara dengan kandungan sulfur.x..

4. Pencemaran udara akibat flying ahses (material ringan yang bertebaran) yang berbahaya bagi kesehatan penduduk serta dapat menyebabkan beberapa infeksi saluran pernafasan..

Sekarang, aq bakal membahas satu persatu bentuk pencemaran itu tadi serta gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkannya..


1. Pencemaran Udara

Ada aturan yang menjadi dasar q, yaitu Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 45 Tahun 1997 ayat (2).. pada KEPMEN tersebut, disebutkan ada beberapa parameter yang dapat dijadikan indikator pencemar udara yaitu, partikulat padat, CO, SO,2, NO2 dan O3.

aq ambil contoh, CO atau karbon monoksida..

Karbon monoksida merupakan zat yang bersifat “TOKSIN” bagi manusia.. mengapa?

hal ini dikarenakan CO dapat mengikat haemoglobin dalam darah serta merubah struktur.x dari oksihaemoglobin menjadi dioksihaemoglobin.. Nah, apabila kadar COHb ini di atas ambang batas, maka yang akan terjadi pada tubuh qta ialah gangguan pada sistem saraf pusat, reaksi panca indera menjadi abnormal dan yang paling sering dijumpai ialah kesulitan utnuk bernafas..


2. Pencemaran air

Seperti yang udah aq sebutin diatas, bahwa pencemaran air ini diakibatkan oleh proses pencucian batubara guna memisahkan.x dengan kandungan sulfur.. pada air hasil pencucian ini ternyata terlarut beberapa unsur dan senyawa kimia yang berbahaya..

Ferum dan Mangan, menyebabkan tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik..

Sulfat, menyebabkan turun.x pH dan produktivitas tanah..

Merkuri dan Timbal, yang menjadi pemicu kanker kulit bagi manusia..


Lalu, gangguan yang ditimbulkan, apa aja sih.?????

ada beberapa gangguan yang dapat ditimbulkan.. aq membagi.x berdasarkan wujud polutan ato zat pencemar.x..

1. Polutan berwujud gas, akan mengakibatkan iritasi pada mata dan gangguan saluran pernafasan..

2. Polutan berwujud padat akan menyebabkan beberapa penyakit..

Silicosis, ialah penyakit akibat menghirup silika yang kemudian akan menimbulkan pembentukan jaringan parut di dalam paru”..

Asbestosis, ialah penyakit akibat menghirup partikel” asbes yang kemudian akan membentuk fibrosis dan menghambat kontraksi-relaksasi paru”..

Antrakosis, ialah penyakit akibat menghirup debu batubara..

Di bahasan terakhir, aq akan menjabarkan beberapa upaya pendekatan yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi dampak akibat batubara.. aq membagi. menjadi 4 pendekatan..


1. Pendekatan Teknologi

Pendekatan ini orientasi.x lebih kepada tindakan preventif ato pencegahan berupa pengendalian dan perlindungan.. contoh.x, pengembangan sarana jalan ato bahkan membuat jalan khusus untuk kendaraan pengangkut batubara.. kendaraan batubara itu beban.x lumayan besar, sehingga memungkinkan untuk membuat jalan umum cepat rusak.. selain itu debu” yang beterbangan dari batubara yang diangkut dapat mengganggu kenyamanan para pejalan kaki.. oleh karen itu disarankan untuk mengenakan masker guna menghindarkan diri dari ruang udara yang kotor..

2. Pendekatan Administratif

Pendekatan ini sifat.x mengikat kepada seluruh pihak yang terlibat dalam usaha penambangan batubara, tanpa terkecuali.. sehingga diharapkan operasi pertambangan.x tetap berada dalam koridor yang telah ditetapkan sesuai aturan..
contoh konkret.x, beberapa waktu yang lalu Bupati Kutai Timur melakukan pencabutan ijin berupa KP sebanyak 12 buah dari 38 KP yang pernah diterbitkan.. salah satu alasan beliau ialah karena ada beberapa perusahaan yang melakukan aktivitas pertambangan pada lokasi yang merupakan lahan konservasi..

3.Pendekatan Edukatif

Sasaran dari pendekatan ini ialah masyarakat.. bagaimana qta berbagi pengetahuan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat.. hal yang dapat qta lakukan salah satu.x ialah dengan memberikan penyuluhan secara kontinyu dengan harapan agar dapat memotivasi perubahan perilaku serta membangun kesadaran masyarakat akan betapa penting.x menjaga lingkungan..

4. Pendekatan Lingkungan

Pendekatan ini ditujukan untuk menata lingkungan sehingga dapat terhindar dari dampak negatif akibat pertambangan..
ada 2 hal yang dpat dilakukan, yaituREKLAMASI dan REVEGETASI..

Reklamasi adalah upaya memperbaiki dan menata ulang kegunaan lahan yang terganggu agar dapat difungsikan kembali sesuai peruntukan.x, seperti menimbun kembali lubang” bekas penambangan dengan tanah.. namun yang perlu diingat ialah bahwa reklamasi TIDAK AKAN mengembalikan 100% kondisi tenah pasca penambangan seperti sedia kala.. namun reklamasi ini lebih ditujukan untuk membentuk bentang alam yang lebih stabil akan bahaya degradasi lingkungan, terutama erosi.

Sedangkan Revegetasi adalah upaya memperbaiki kondisi tanah, seperti pemberian tanah pucuk (top soil), pemberian kapur dan pemupukan dasar..


KESIMPULAN

aq gak mau munafik untuk mengakui bahwa, batubara telah memberikan banyak kontribusi dalam penerimaan devisa negara serta menggerakkan roda perekonomian.. namun yang lebih penting dan HARUS DIPERHATIKAN ialah pengelolaan.x, agar dampak" yang telah aq sebutin tadi dapat diminimalisir.. bahkan lebih bagus lagi, STOP!! perijinan baru untuk pertambangan..

Sebagai alternatif.x, mencontoh Kabupaten Kutai Timur yang konsisten menjalankan program GERDABANGAGRI.. hal ini dikarenakan kesadaran bahwa BARANG TAMBANG sebanyak apapun, jika dieksploitasi terus-menerus suatu saat kelak akan habis pula..

Sekian... Makasih yaa udah luangin waktu untuk baca.. ;)

0 comments:

Post a Comment